Kasus Perselingkuhan Melibatkan Wanita Berjilbab Terjadi Lagi

Sharing is caring!

Semua orang pasti mendambakan pasangan yang setia. Namun tak semua orang beruntung mendapatkan pasangan sesuai dengan apa yang kita harapkan. Kita tidak menyadari bahwa orang yang kita kasihi dan cintai tega menghancurkan hati kita begitu saja. Ia tidak ingat betapa kita bersusah payah berkorban untuk membuatnya bahagia.
Tak dipungkiri bahwa menjalani rumah tangga dengan seseorang selama kurun waktu tertentu dapat menyebabkan rasa bosan dan jenuh. Untuk meningkatkan adrenalin dan semangat dalam menjalani kehidupan tak jarang sejumlah wanita memilih untuk berselingkuh.
Waini… masih ingat dengan kasus perselingkuhan yang melibatkan wanita cantik berhijab? Nah, kejadian serupa kini kembali terjadi, hanya saja kali ini saat kepergok, sang wanita tersebut tidak dalam keadaan telanjang bulat bersama pria selingkuhan nya. eheemmm…
Kasus perselingkuhan yang melibatkan istri mantan pejabat publik ini terbilang unik. Hal ini lantaran sang istri yang cantik berhijab lebar mendadak panik ketika tiba-tiba suaminya pulang. Ia pun lantas menyuruh selingkuhannya untuk bersembunyi dibawah meja rias yang ada di kamarnya. Bagaimana kejadiannya?
RA Dwi Rahayu Widisari alias Widi kala itu dikabarkan sakit. Ia pun dirawat di salah satu kamar di rumah mewah miliknya. Entah apa alasannya, Widi melarang sang suami, Aminuddin, untuk masuk ke kamar tempatnya dirawat. Merasa curiga dengan perintah larangan tersebut, Aminuddin secara sembunyi-sembunyi berusaha masuk ke kamar. Dia pun menyelinap ke kamar ketika dokter masuk untuk memeriksa kondisi istrinya.
Alhasil, didapatinya seorang pria berada di kamar istrinya. Pria tersebut kedapatan sedang bersembunyi di bawah meja rias Widi. Belakangan diketahui pria perusak rumah tangga tersebut bernama Feri Hariadi. Parahnya Aminuddin mengenal selingkuhan Widi tersebut karena dia berprofesi sebagai sales asuransi. Kala itu Widi sendiri yang mnegenalkan Feri kepada Aminuddin.
Saat mengetahui istrinya ternyata menyembunyikan selingkuhan dalam rumahnya, Aminuddin yang juga manta Dirut Bank Kaltim ini justru bersikap bijak. Di tengah-tengah emosi yang memuncak Aminuddin hanya memanggil polisi, tujuannnya agar pria idaman lain yang kedapatan bersama istrinya ini terhindar dari amukan keluarga besar Aminuddin.
Diketahui, Aminuddin dan Widi menikah pada Januari 2009 lalu. Sebelumnya, kedua pasangan ini memang pernah menikah. Namun sama-sama kandas, sebelum akhirnya mereka sepakat untuk hidup bersama.
Setelah beberapa saat berita ini beredar kini Dwi Rahayu alias Widi menyangkal bahwa kejadian tersebut adalh hasil rekayasa yang dilakukan oleh sang suami dengan tujuan ingin menjatuhkan nama baiknya. Entahlah siapa yang benar.
Hhhmmmm…. Jadi ingat kasus Andi Hilda yang selingkuh tanpa busana dengan pria lain, padahal masih terikat perkawinan. Saya tak habis pikir, kenapa seorang istri bisa melakukan hal seperti itu.
Dari dua kasus perselingkuhan fenomenal ini, tentu ada pergolakan nilai-nilai moral di masyarakat. Status mereka yang notabene adalah seorang wanita berhijab lebar yang seharusnya memberikan contoh baik terhadap masyarakat malah memberikan efek negatif.
“Wong yang berhijab saja bisa selingkuh, masak kita yang nggak berhijab nggak boleh?” seolah menjadi doktrin pembenaran atas kealpaan seseorang melakukan perselingkuhan.
Betapapun enaknya, selingkuh itu tidak baik. Tidak ada satu pun alasan pembenaran yang sanggup menghalalkan perselingkuhan.
Bagi saya selingkuh hanya boleh dialakukan oleh Amoeba yang sanggup membelah diri untuk pasangan-pasangan yang lain tanpa menyakiti. Itu menurut saya, bagaimana menurutmu? Jangan lupa bagikan ke temanmu dan ajak mereka untuk mengomentari kasus ini!

Leave a Comment